Setia Hati Nusantara, benarkah? (M. Taufiq Menjawab)

Itu tidak benar!“, jawab Mas M. Taufiq, Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan seringai (senyum) renyah nya. Bahkan ada rumor yang bilang pembentukan Setia Hati Nusantara tinggal pengesahan atau ketok palu dari MA saja. Mas Taufiq pun meledak tawa nya. Ngapain MA urusin itu. Lucu!

Mas Taufiq di Bali

Dik, kalau saya dekat dengan saudara-saudara kita dari beragam aliran pencak silat, itu benar. Lha wong semua aliran yang ada nama Setia Hati (SH) seperti SH Winongo, SH Rembulan, SH Panti dan lain sebagainya itu asal ilmunya ya dari Eyang Surodiwiryo kok. Mereka itu saudara kita walaupun cuma beda nama saja.

Organisasi atau nama kita ya tetap Persaudaraan Setia Hati Terate disingkat PSHT sesuai AD/ART yang tercipta mulai tahun 1951! Mari kita semua mau baca aturan hukum organisasi. Jangan asal terima kabar burung saja. Lantas kena idiom pokok’e.” Itu penjelasan Mas Taufiq.

* PSHT tetap di Madiun!

Mas Taufiq datang ke Bali pada 21-22 September 2018 benar-benar menjadi berkah bagi warga PSHT di Bali. Bisa langung tanya tentang kondisi PSHT yang saat ini ‘terbelah’ menjadi dua.

Mas Yatno bertanya, “Saya mau tahu PSHT ini pusat nya di Madiun atau mau dipindahkan ke Jakarta? Soalnya saudara kita yang ikutan Parluh2017 selalu bilang PSHT akan dipindahkan ke Jakarta!

Masih dengan seringai nya yang renyah, Mas Taufiq bertanya kembali ke para warga, “Mau jawaban yang pendek atau yang panjang?“, warga kompak menjawab singkaaaat!

PSHT akan tetap selama-lamanya di Madiun!“, jawab Mas Taufiq. Disambut tepuk tangan bergemuruh dari para warga dan calon warga PSHT.

Sudah sesuai dengan Anggaran Dasar PSHT Tahun 2016 pada pasal 3, ini bunyinya:

Mungkin saudara kita yang ikut Parluh2017 tanya, kenapa kok sekretariat nya dipindah ke Yogyakarta?

Semenjak peristiwa makar Gerakan 21 September 2017 yang memunculkan kepengurusan Parluh2017, mereka menduduki padepokan PSHT di Jl. Merak, Madiun. Begitu banyak gejolak negatif disana yang mengakibatkan kepengurusan Mas Taufiq harus mengalah demi persaudaraan.

Masak sama saudara sendiri harus tengkar, ya sudahlah saya ngalah dan ngalih. Lantas apakah kemudian ngamuk? Hahahaha itu melanggar sumpah dan wasiat SH Terate. Ya sudahlah pake-pake aja Padepokan itu, saya kerja di tempat lain dulu. Saya meyakini suatu saat akan kembali lagi ke Padepokan PSHT, Jl. Merak no. 10, Madiun dengan merangkul semua nya kembali secara persaudaraan.

Persaudaraan itu seharusnya membebaskan kita agar hidup bahagia. Jika persaudaraan itu menciptakan rasa tidak aman, kawatir, dan harus terikat dengan sebuah materai, maka diri kita pastinya ada masalah. Begitu Mas Taufiq bilang.

[bersambung …]

Anda ingin tahu kondisi faktual organisasi PSHT dan Yayasan SH Terate? Silakan download dokumennya dan beritahu saudara-saudara kita lainnya:

Kronologis Faktual dan Legal Historis PSHT
Laporan Audit Keuangan organisasi PSHT/Yayasan SH Terate
Anggaran Dasar (AD) PSHT Tahun 2016
Anggaran Rumah Tangga (ART) PSHT Tahun 2016

Yuk bagikan!

About SH Terate

Shterate.com, Portal jurnalisme warga Persaudaraan Setia Hati Terate. Berkabar tentang ajaran dan kegiatan yang berbudi luhur.