Kegiatan Workshop Pencak Silat memang atas dorongan pimpinan KBRI Moskow, Bpk Dubes melalui jalur resmi telah membuat laporan ke Menlu, Mendiknas, Meneg Kebudayaan dan Parawisata, Ketua Umum KONI, PB IPSI melalui jalur Deplu yang antara lain isinya :
Dalam rangka promosi dan mengembangkan seni bela diri tradisionil yaitu pencak silat di federasi Russia, dan dalam rangka festival seni budaya Idnonesia di Moskow dari tgl. 13 Feb s/d 13 Maret pada Hari Minggu 15 Februari 2004 di pusat latihan federasi seni bela diri Moskow atas hundangan khusus dari mr valeri maystrovoy, ketua federasi seni bela diri moskow yang membawai 18 klub bela diri dari berbagai alirian di Moskow dan anggota komite olah raga Russia.
Dalam araca Workshop/eksibisi Pencak Silat dihariiri sekitar 50 orang atelt russia dan seorang atlet dari Republik Ukraina
Melihat animo dan respon yang positif dari masyarakat Russia terhadap pencak silat, kiranya dapat dipertimbangkan untuk memasukkan Moskow dalam program kunjungan sekiranya ada misi eksibisi pencak silat ke eropa dalam waktu dekat ini ( paragraf ini muncul karena saya infokan menurut mas Sakti IPSI akan kirim team yang terdiri dari warga PSHT al. mas Sipit dan dari Madiun untuk ke Paris bulan Maret, tepatnya kapan Mas mohon info).
Worskshop tersebut diliput oleh wartawan TV “Stolitsa” dan statisun Ren-TV Russia, majalah bela diri Russia “Kung Fu”, Mr. Nikolay Maitoushin yang menyatakan ingin ke Indonesia untuk lebih memahami pencak silat.
Perlu kami sampaikan bahwa dalam laporan resmi KBRI ke Deplu tersebut memang tidak di munculkan secara tertulis nama Persaudaraan Setia Hati Terate Komisariat Moskow, karena pertimbangan biar nggak terlalu memihak karena KBRI wakil pemerintah RI di luar negeri.
Adapun dalam wawancara yang substansinya khusus pencak silat kami sampaikan sbb:
Tanya : Adapa berapa macam (aliran) pencak silat di Indonesia
Jawab : Di Indonesia ada banyak aliran pencak silat, dan kali ini kami perkenalkan salah satu aliran yaitu Persaudaraan Setia Hati Terate yang berpusat di Madiun, Indonesia.
Tanya : Apakah pencak silat bisa diajarkan kepada kaum wanita/perempuan
Jawab :Tentu boleh saja, lihat kami ajak serta mahasiswa Russia yang telah belajar pencak silat Indonesia (waktu itu kami ajak 2 orang mhs Russia yang ikut latihan di KBRI).
Tanya : Berapa kira-kira jumlahnya orang yang belajar pencak silat di Indonesia
Jawab: Wah banyak sekali, anda tahu jumlah penduduk Indonesia itu k/l 250 juta kalau yang belajar silat itu 1/3 nya saja udah berapa juta
Wartawan (wah banyak ya)
Tanya :Apa bedanya Karate dan Pencak Silat
Jawab : Saya kira setiap macam seni bela diri mempuynyai ke-khususan masing-masing
Kalau Karate, sesuai dengan artinya kata tersebut berarti Tangan Kosong jadi bela diri ini mengutamakan tangan kosong Saya kira justru disini banyak atlet yang jago karate dapat anda tanyakan sendiri (karena tempat dimana diadakan workshop adalah tempat latihan karate aliran Okinawa).
Sedangkan Pencak Silat yang jelas selain diajarkan bela diri tanpa senjata, juga diberikan pelajaran jurus Toya, belati dan senjata lainnya. Selain bela diri aspek lainnya dalam p.s adalah sport, arts, dalam kompetisi dipertandingkan unsur seninya, brotherhood/friendship dan filosofi.
(kami tidak elaborate lebih lanjut biar gak timbul kontroversi)
dalam kesempatan tersebut kita diberi waktu 2 jam dan itu kita isi contoh-2 pukulan tangan, kaki, senam tampak dalam foto senam 1 jurusan sampai 4 d aja, waktu molor 30 menit.
Sumber: Mas Adi Prajitno, PSHT Komisariat Moscow – Russia

Follow




salam persaudaraan buat seluruh saudaraq pashter se tanah air. met kenal all…..