DALMAS Pukul Mundur Massa Anarkhis di Pengesahan PSHT Cabang Sragen

“Tangkap dan Adili Otak dan Aktor Intelektual dibalik gerakan TSM (terstruktur, sistematis dan massive) gerombolan perusuh anarkhis yang mengatasnamakan PSHT”

Alhamdulillahh berkat rahmat Allah SWT, Tuhan YME dan doa saudara-saudara semua, kami akhirnya bisa menghadirkan “Negara” untuk melindungi warga negaranya. Hasil diplomasi dengan Kapolres dan Polda Jawa Tengah semalam di Polres Sragen berhasil memutuskan para massa perusuh dan gerombolan anarkhis yang digerakkan secara TSM (terstruktur, sistematis dan massif) dipukul mundur oleh aparat keamanan dengan tembakan gas air mata.

Sesuai PROTAP dasar pengendalian massa (DALMAS), menghalau perusuh anarkhis adalah dengan water canon dan gas air mata. Massa anarkhis yang hendak secara paksa membubarkan pengesahan warga baru PSHT tahun 2019 berhamburan lari tunggang langgang dari lokasi pengesahan di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen Jawa Tengah.

Polisi melalui Bapak Kapolda Jawa Tengah dan Kapolres serta Dandim 0725 Sragen langsung memastikan situasi aman dan kondusif di tempat pengesahan. Prosesi selamatan bisa berjalan dan pengeceran Warga Baru PSHT Cabang Sragen 2019 lanjut terus dengan perlindungan penuh dari Kepolisian. Surodiro jayaningrat lebur dening pangastuti.

Akhirnya gelombang 1 pengesahan PSHT Cabang Sragen bisa dilaksanakan. Kurang lebih 900 orang calon warga baru telah disahkan dengan aman.

Apresiasi setinggi-tingginya dan the great respect kami berikan kepada aparat keamanan sebagai alat negara telah benar-benar hadir untuk melindungi kami semua. Sekali lagi kami tegaskan bahwa Kami adalah warga PSHT yang sangat menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan yang berlaku di NKRI.

Kami taat dan patuh terhadap hukum sebagai panglima dan siap menjaga ketertiban umum dan stabilitas keamanan negara bersama TNI/Polri melalui program Bela Negara yang telah kami lakukan sejak tahun 2017 melalui skema MoU dengan Kementerian Pertahanan RI.

Kami juga sangat berharap kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) untuk menangkap otak dan aktor intelektual yang menggerakan massa secara massif untuk berbuat anarkhis dan rusuh. Polisi harus bersikap tegas tanpa toleransi terhadap siapapun yang berbuat rusuh dan anarkhis serta melanggar hukum di bumi NKRI tercinta.

Salam Persaudaraan Lahir Batin

Mas Agus Susilo (MAS)
Pengurus Pusat PSHT Bidang Organisasi

Yuk bagikan!

About Humas PSHT Pusat Madiun

Humas PSHT Pusat Madiun Kepengurusan 2016 - 2021