Kenapa Dulur PUNJER Selalu GAGAL Bubarkan Acara PSHT?

Saudara kita yang di PUNJER getol berusaha bubarkan latihan/pengesahan PSHT (tapi selalu gagal) dengan alasan Hak Merek kelas 41. Apa sih artinya hak merek itu?

– Melindungi nama Persaudaraan Setia Hati Terate.
– Perlindungannya untuk Jasa-jasa pendidikan, penyediaan latihan olahraga.
– Pemilik Hak Merek itu pribadi yaitu: ISSOEBIANTORO, SH

Disini lihat Hak Mereknya PUNJER: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/detail/J002006009461?type=trademark&keyword=Persaudaraan+Setia+Hati+Terate

Kenapa selalu gagal? Karena PSHT sebagai organisasi mempunyai:

1. Akta Notaris pendirian organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Ini buktinya: https://www.shterate.com/download/ad-psht-2016-notaris.pdf sedangkan PUNJER tidak punya! Akta notaris ini mendapat perlindungan UU Ormas no. 17 th 2013.

2. Hak Cipta Logo no. C00200600893 dengan pemegang lisensi organisasi PSHT. Ini buktinya: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/detail/C00200600893?type=copyright&keyword=Persaudaraan+Setia+Hati+Terate disana ada kata PUSAT MADIUN dimana Anggaran Dasar PSHT mencantumkan Madiun sebagai pusat organisasi. Alm Mas Tarmadji tahun 2006 masihlah menjabat Ketum PSHT.

3. Hak Merek kelas 25 no. IDM000866796, melindungi nama Persaudaraan Setia Hati Terate & logo nya (penjelasan hak cipta logo di poin 2), perlindungannya untuk pakaian (SAKRAL). Sedangkan orang-orang di kelompok PUNJER menggunakan SAKRAL PSHT! Ini bukti hak mereknya: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/detail/IPT2019019274?type=trademark&keyword=Persaudaraan+Setia+Hati+Terate dimana pemiliknya organisasi PSHT!

4. Hak Cipta Senam Jurus no. C00201103324, melindungi penggunaan senam jurus di latihan nya organisasi PSHT. Pemilik Hak Cipta ini SETIA HATI TERATE PUSAT MADIUN. Nama Setia Hati Terate dan Pusat Madiun sudah terjelaskan di poin 1 (Akta Notaris). Ini bukti hak ciptanya: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/detail/C00201103324?type=copyright&keyword=Persaudaraan+Setia+Hati+Terate

Jikalau saudara PUNJER masih ngeyel bahwa Hak Merek Kelas 41 itu milik ISSOEBIANTORO, SH sebagai representasi yang konon katanya menjabat Ketua Dewan organisasi PSHTPM dan lisensinya diserahkan ke Ketua Umum PSHTPM sdr Mas Moerdjoko, maka tanyakan:

– Mana Akta Notaris pendirian organisasinya?
– Mana lisensi penggunaan Hak Cipta logo nya?
– Mana lisensi penggunaan Hak Merek kelas 25 nya?

Terakhir, mana legalitas dan legal standing nya Parluh 2017 dan AD/ART nya yang konon mengakui Mas Taufiq dan Parluh 2016 sebagai mantan PSHT? Padahal Mahkamah Agung ketok palu Parluh 2016 dan produk hukum nya sah inkrah dimata hukum NKRI. Ini bukti putusannya: https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaeb3614255d460a83eb313633363131.html

Kalau Parluh 2016 sah, artinya semua anggota PSHT tunduk pada AD/ART yang bilang bahwa Perapatan Luhur PSHT hanya sekali dalam 5 tahun!

Dulur PUNJER, westalah, ayo ingat sumpah atas nama Tuhan YME yang kalian tunjuk pada dini hari pengesahan itu.

Hak Cipta Logo Hak Merek Sakral PSHT

Yuk bagikan!

About Humas PSHT

Humas PSHT kepengurusan 2016 - 2021