PSHT Cabang Bangka Bersih-bersih TPU

Warga PSHT Cabang Bangka Membersihkan TPU Air Ruay

Warga PSHT Cabang Bangka Membersihkan TPU Air Ruay

SUNGAILIAT – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bangka, melakukan bakti sosial dengan membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Air Ruay, Sungailiat, Minggu (15/6). Aksi pembersihan makam ini menurut Ketua PSHT Cabang Bangka Hairul sebagai bentuk kepedulian PSHT kepada lingkungan sekitar. “Selain itu juga ini untuk menyambut Ramadhan. Biasanya nanti TPU akan dipenuhi peziarah. Nah agar bersih dan nyaman, ya kita bersihkan,” katanya.

Ia menyampaikan, kegiatan sosial ini adalah kali pertama dilakukan bagi PSHT dan insan pesilat di Bangka Belitung (Babel). Hairul juga menjelaskan, dalam PSHT tidak hanya melulu diajarkan mengenai teknik silat. Melainkan juga ada ajaran kerohanian, yang salah satunya setiap bagian dari PSHT diminta untuk menjaga lingkungan. “Jadi bukan berarti pesilat itu hanya diajarkan memukul, menendang, membanting dan menangkis. Tidak. Tapi ada banyak pelajaran-pelajaran lain. Salah satunya ya menjaga dan bermanfaat bagi lingkungan,” paparnya.

Sehingga kata Hairul, kegiatan sosial seperti ini tidak akan berhenti disini saja. Akan ada kegiatan-kegiatan lainnya yang dilakukan oleh PSHT Cabang Bangka. “Nanti kedepan kita berencana mengadakan donor darah juga,” sebutnya. Hairul meyakini, dengan adanya kegiatan seperti ini respon masyarakat terhadap perkembangan silat di Babel, akan semakin baik. “Inilah ajaran luhur dari pejuang-pejuang kemerdekaan kita, pencak silat yang mampu memberikan pengaruh dan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tutupnya.

Senada, Dewan Penasehat PSHT Cabang Bangka Satir Eko Pratikno.,S.Pd menjelaskan, apa yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian keluarga besar PSHT terhadap lingkungan. “Ya inilah ajaran di PSHT. Jadi bukan hanya menghadapi musuh saja ajarannya tapi ada yang lain, salah satunya mencintai lingkungan,” paparnya.

Eko yang juga Wakil Kepsek SMA 1 Pemali ini menambahkan, sering kali pesilat itu ditakuti dan dibenci oleh masyarakat lantaran tawuran atau bentrok. Tapi, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa merubah persepsi tersebut. “Meski di Babel hal-hal demikian belum pernah terjadi, tapi kita tetap akan merubah persepsi masyarakat. Toh ini semua untuk perkembangan pencak silat khususnya PSHT di Babel,” tutupnya.(rul)

Yuk bagikan!

About Hairul

Pengesahan 2003 dari Cabang Bangka, Bangka Belitung (Babel)