Tendangan dan Bantingan Telak di Kejuaraan Pencak Silat se Jawa-Bali

2 pesilat PSHT Denpasar sabet Juara 2 kelas C Remaja Putri dan Juara 3 kelas F Dewasa Putra pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Mahasiswa dan Pelajar Se Jawa-Bali, Piala Rektor UNESA 2019.

Kejuaraan Pencak Silat Antar Mahasiswa dan Pelajar Se Jawa-Bali, Piala Rektor UNESA 2019

Mereka adalah Kenny Robert H dan Berliana Baby Ayu, mahasiswa dan pelajar dari Denpasar, Bali. Ada hal menarik yang dituturkan oleh official coach PSHT Denpasar, Arif Kristanto Putro, “Berangkat hanya dengan 2 atlet dan berbekal semangat liburan semester, Alhamdulillah menjadi penutup tahun yang indah bagi insan prestasi PSHT Cabang Denpasar,” tuturnya.

Simak video mereka ketika lakukan tendangan dan bantingan telak!

Kejuaraan tersebut berlangsung di Graha UNESA, Surabaya – Jawa Timur pada 24-28 Desember 2019. Mengambil tema: “Pencak Silat sebagai warisan budaya dalam pemersatu bangsa di era milenial” ini diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai Perguruan Silat se Jawa – Bali.

Kejuaraan Pencak Silat Antar Mahasiswa dan Pelajar Se Jawa-Bali, Piala Rektor UNESA 2019

Latar Belakang Kejuaraan Pencak Silat Pelajar dan Mahasiswa

Pihak panitia penyelenggara dari Fakultas Ilmu Olahraga jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, UNESA memberikan keterangan bahwa jiwa nasionalisme generasi muda sekarang sedang mengalami distorsi yang luar biasa. Mereka semakin jauh dan tidak mengenal budaya dan jati dirinya sendiri. Begitu dahsyat westernisasi menjajah bangsa ini mengaburkan semua karakteristik bangsa.

Sungguh ironis budaya bangsa sedang dalam posisi yang berjalan mundur, begitu juga perkembangan pencak silat sebagai salah satu bela diri asli Indonesia yang bukan hanya sebuah olahraga tetapi merupakan salah satu jati diri budaya dan pandangan hidup bangsa mengalami kemunduran yang cukup signifikan.

Budaya ini kini lebih berkembang di negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam yang berkembang cukup pesat dan diperhitungkan di tingkat internasional dalam bidang pencak silat.

Kita semua berharap pencak silat tidak mengalami ironisasi seperti wayang dimana tenaga ahlinya kini berasal dari luar negeri karena anak bangsa enggan untuk mempertahankan dan mengembangkannya.

Maka kejuaraan pencak silat antar pelajar dan mahasiswa ini beberapa tujuannya adalah sebagai langkah kongkret untuk meningkatkan prestasi atlit dibidang pencak silat. Kemudian juga mengenalkan dan mengembangkan pencak silat sebagai seni bela diri tradisional Indonesia agar menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Begitu mulia. Selamat UNESA!

Yuk bagikan!

About Humas PSHT Pusat Madiun

Humas PSHT Pusat Madiun Kepengurusan 2016 - 2021