Mas Taufiq Otoriter? HOAX! Ini Kronologis Penggantian Ketua Cabang Trenggalek Sdr. Sigid Agus Hari Basoeki

Seperti kita ketahui bersama, telah di buat Badan Hukum (BH) PSHT oleh beberapa ketua cabang PSHT yang salah satunya adalah PSHT Cabang Trenggalek ketuanya sdr. Sigid Agus
Hari Basoeki, S.H., M.Si pada tahun 2016.

Ketika cabang-cabang ini membuat BH sendiri maka secara otomatis mereka telah melepaskan diri dari organisasi PSHT Pusat yang sah dan berdiri sendiri. Hal ini tentunya tidak baik karena bisa menimbulkan perpecahan dan persaingan tidak sehat antar warga di masing-masing cabang maupun antar cabang dan ini sangat membahayakan.

Apalagi diikuti aksi beberapa ketua cabang PSHT tersebut menggugat Majelis Luhur dan Ketua Umum di pengadilan. Semakin menambah unsur perlawanan organisasi yang jauh dari nilai persaudaraan.

Mensikapi situasi ini maka Ketua Umum dan Ketua Majelis Luhur mengambil sikap:

1. Menugaskan Kangmas Edi Asmanto bersama Dewan Harkat Martabat untuk memanggil sdr. Sigid meminta penjelasan dan klarifikasi sekaligus mengajak Kembali kepada tata aturan organisasi yg benar sehingga organisasi menjadi tertib. Namun niat baik ini ternyata tidak di respon baik oleh sdr. Sigid sehingga pertemuan yang diharapkan tidak pernah terjadi.

2. Karena tidak ada itikad baik dari sdr. Sigid dan demi menjaga marwah organisasi agar tidak diperlakukan sewenang-wenang oleh siapapun maka Ketua Umum atas persetetujuan Majelis Luhur memutuskan meberikan sangsi organisasi dengan menonaktifkan (skorsing) sdr. Sigit dari posisi Ketua Cabang Trenggalek selama 2 tahun.

3. Setelah diberikan sangsi bukannya memperbaiki diri tetapi malah tetap mendukung meneruskan perlawanan gugatan hukum kepada Ketua Majelis Luhur dan Ketua Umum PSHT.

4. Maka sdr. Sigid mendapatkan status tegas diberhentikan jabatannya dan diganti dari ketua cabang PSHT Trenggalek.

Jadi dari konologis kasus ini, jika selama ini beredar informasi sesat bahwa Pengurus Pusat dalam hal ini Ketua Umum berama Majelis Luhur berbuat sewenang-wenang dalam membuat keputusan adalah bentuk pemutar balikan fakta yg bertujuan untuk menjatuhkan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Kangmas Taufiq.

Baca juga kronologis pemberhentian Ketua Cabang PSHT Sleman Sdr. Bimo Subandi Murbodinoto Tahun 2016 atas dasar permintaan para pengurus rayon, ranting, dan komisariatnya. Klik disini.

Kegaduhan yg mereka tuduhkan yg dilakukan oleh Ketua Umum Kangmas Taufiq adalah jelas-jelas merupakan tindakan yg di dasari rasa tidak suka bahwa PSHT di pimpin oleh putra-putra terbaik yg mengedepankan transparansi dalam pengelolaan organisasi.

Untuk itu mari para kadang warga PSHT dimanapun berada, jangan mudah terprovokasi dan harus selektif dalam menerima informasi. Lakukan cek dan ricek serta tabayun langsung kepada pihak-pihak terkait jika menerima informasi yang berpotensi memecah belah organisasi PSHT yg berlandaskan PERSAUDARAAN yg kekal dan abadi.

Mari bersama-sama kita menjadi insan PSHT yg selalu mengedepankan dialog positif dalam rangka mencari persamaan bukan mencari perbedaan. Jadikan perbedaan sebagai rahmat untuk menyatukan kita, bukan memecah belah kita.

Terlampir hasil gugatan kepada Majelis Luhur dan Ketua Umum PSHT yang ditolak Mahkamah Agung Nomor 1712 K/Pdt/2020 (Inkracht – berkekuatan hukum tetap):
https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaeb3614255d460a83eb313633363131.html

Terlampir hasil gugatan Ketua Umum PSHT kepada para ketua cabang PSHT yang mendirikan BH dan dikabulkan Mahkamah Agung Nomor 619 K/TUN/2018 (Inkracht – berkekuatan hukum tetap):
https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/a03c4651d099d2f769c74b3b0568851b

Yuk bagikan!

About Humas PSHT

Humas PSHT kepengurusan 2016 - 2021