Refleksi PSHT Akhir Tahun 2019

Salam Persaudaraan,

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa, bahwa atas berkah dan hidayahNYA kita telah dapat melampaui dan menjalankan kewajiban kita selama satu tahun 2019 dengan selamat.

Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc.

Para kadang warga PSHT yang dirahmati Allah SWT/Tuhan Yang Maha Pengasih, pada kesempatan yang baik ini perkenankan kami selaku pengurus pusat PSHT menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1. Kita akan segera meninggalkan Tahun 2019 dan memasuki tahun kembar 2020, semoga Allah akan selalu memberi kemudahan bagi setiap upaya Kita yang dilandasi oleh niat yang baik.

2. Pada tahun 2019 kita telah melampaui berbagai peristiwa, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, yang menggembirakan maupun yang menyedihkan, dan yang lucu-lucu maupun yang menggelikan. Semuanya layak kita jadikan pelajaran bersama agar pada tahun 2020 dapat kita arungi bersama untuk meraih hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

3. Peristiwa penting yang layak kita beri catatan khusus di tahun 2019, antara lain :

3.1. Peristiwa-peristiwa yang tidak menyenangkan. antara lain:
a. gangguan kegiatan pengesahan karena beredarnya pemberian lisensi atas perlindungan hak merek Seta Hati Terate dan logo PSHT,
b. pengeroyokan kepada Pengurus dan Warga PSHT, dan
c. meninggalnya beberapa siswa akibat kecerobohan pelatih yang masih dibawah umur (kurang dari 17 tahun), dan terakhir,
d. Terjadinya pengeroyokan terhadap Ketua Cabang Rembang dan beberapa warga PSHT yang lain yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab yang mengakibatkan Ketua Cabang Rembang menjadi korban luka.

3.2. Peristiwa-peristiwa yang menyenangkan, antara lain:
a. terbitnya Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan PSHT (BHP-PSHT) dari Kementerian Hukum dan HAM RI, (PSHT yang telah Berbadan Hukum dimaksud ialah PSHT yang didirikan sejak tahun 1922 dan telah memiliki AD ART sejak tahun 1951 yang terus disempurnakan melalui mekanisme Musyawarah Besar atau Parapatan Luhur, terakhir Parapatan Luhur 2016).
b. Keikutsertaan atlit PSHT sebagai anggota Kontingen dari Indonesia dalam ajang Seagame di Manila-Philipina dan diantara Atlit yang memperoleh medali emas adalah dari PSHT.
c. Terselenggaranya berbagai even pertandingan SHT-CUP di berbagai wilayah dan yang terakhir SHT-CUP Se Sumatera I, Piala Menpora di Jambi.
d. Keberhasilan Cabang-cabang dalam mengatasi setiap gangguan pengesahan selama bulan Muharam di Tahun 2019, tanpa ada korban fisik dan nyawa.

Terhadap keberhasilan tersebut Ketua Majelis Luhur PSHT telah menyampaikan apresiasi kepada para pengurus khususnya pengurus cabang. Peristiwa ini menjadi cermin bahwa para pengurus cabang beserta warganya telah berhasil menunjukkan kedewasaannya dalam menghadapi gangguan dari saudaranya sendiri yang menggunakan lisensi kuasa atas perlindungan merek dan logo PSHT.

4. Dengan derasnya informasi diberbagai media social menjadikan makin banyak kadang warga PSHT yang makin cerdas, lebih tahu etika, tahu ajaran budi luhur dan tahu tujuan organisasi PSHT, namun demikian,

5. Harus diakui bahwa saat ini masih ada warga yang belum memahami perbedaan antara Pengesahan Badan Hukum dengan Perlindungan Merek dan Logo PSHT termasuk perbedaan penggunaan dari keduanya sehingga masih banyak warga kita yang mudah terperdaya oleh beberapa warga yang masih merasa lebih berhak dan berkuasa atas merek dan logo PSH dan menggunakannya secara tidak benar.

6. Memang sangat disayangkan, masih ada yang tega menggunakan lisensi atas perlindungan merek dan logo untuk mengganggu, mengancam dan mempersekusi saudaranya sendiri disaat acara sakral, seperti dalam kegiatan pengesahan. Sangat mungkin yang bersangkutan sedang lupa terhadap wasiat atau pepacuh PSHT serta sumpah bersama yang telah diikrarkan bersama. Oleh karena itu, mari kita do’akan agar mereka segera disadarkan dan diingatkan kembali terhadap wasiat dan sumpahnya sendiri.

7. Terbitnya pengesahan BHP-PSHT merupakan bagian dari proses untuk mempersatukan berbagai faksi (kelompok) dan merukunkan kembali para warga PSHT sebagaimana yang diamanahkan oleh Kangmas Tarmadji Boedi Harsono (alm) beberapa minggu sebelum Beliau berpulang kerahmatullah.

8. Dengan adanya legalitas BHP-PSHT yang disertai dengan Berita Negara dan Nomor Induk Berusaha (NIB), sekali lagi kami sangat mengharapkan agar seluruh cabang dan perwakilan pusat untuk segera menyampaikan legalitas dimaksud kepada Kesbangpol dan jajaran Forkopimda serta Pengurus IPSI dan KONI setempat.

9. Konsekuensi adanya legalitas tersebut, kita juga harus tertib dalam mengelola keuangan organisasi sebagaimana diatur dalam AD ART 2016. Alhamdulillah laporan keuangan tahun 2017 dan 2018 telah diaudit oleh akuntan public. Laporan pajak juga telah dilakukan oleh Bendahara dan pada tahun 2019 ini kita mulai menyisihkan uang mahar untuk dana abadi sebagaimana yang pernah dipesankan oleh Kangmas Tarmadji Budi Harsono (alm).

10. Para kadang yang masih berseberangan agar diajak untuk kembali tanpa syarat apapun kecuali untuk taat dan patuh pada AD ART Hasil Parapatan Luhur 2016. AD ART tersebut memang belum sempurna dan masih ada beberapa pasal yang menimbulkan multi tafsir karena adanya perbedaan kepentingan. Meskipun demikian, kepatuhan kita terhadap AD ART tersebut merupakan syarat utama untuk ketertiban dalam berorganisasi dan itu merupakan vacta sun servanda yang mengikat seluruh warga PSHT, tanpa kecuali.

11. Sesuai dengan maksud dan tujuan PSHT, maka untuk meningkatkan kualitas para siswa, selain diadakan TOT untuk para pelatih, Pengurus Pusat juga telah merancang model “piagam” atau “raport” yang berisi penilaian terhadap para siswa mulai perkembangan kepribadian, penguasaan teknik, keorganisasian dan ke SH an, baik untuk tingkat polos, jambon, hijau dan putih.

12. Pencak Silat tradisi Indonesia dan Malaysia telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda dan sekarang kita sedang ikut berperjuang agar Pencak Silat dapat menjadi cabang olahgara resmi dipertandingan akbar olimpiade melalui program “Pencak Silat Road to Olympic”. Untuk itu Pengurus Pusat telah membentuk Panitia Kejuaraan Dunia Pencak Silat Piala RM Imam Koessoepangat yang akan diselenggarakan pada tanggal 18-20 Desember 2020.

13. Untuk memperkuat pendidikan karakter melaui pembinaan Pencak Silat Pengurus Pusat telah menyiapkan buku panduan silabus untuk tingkat SD dan SMP. Panduan silabus tersebut akan dikembangkan oleh LEMDIKLAT untuk program latihan tingkat polos sampai ke putih. Adanya panduan latihan sangat penting agar lebih terarah untuk membentuk karakter pendekar yang berbudi luhur dan mengindari terjadinya kecerobohan pelatih yang dapat mengorbankan siswa baik secara fisik maupun jiwa. Untuk itu Pengurus Pusat telah meminta bidang Teknik dan LEMDIKLAT segera menyelenggarakan TOT untuk para pelatih, mulai dari tingkat pusat, provinsi maupun tingkat cabang dan ranting.

14. Marilah kita manfaatkan tahun kembar 2020 menjadi “Tahun kebajikan” bagi kita semua. Janji Allah dalam surat Al-An’am ayat 160 (QS 6:160) setiap satu kebajikan akan dibalas dengan sepuluh kebajikan. Oleh karena itu mari kita bersama-sama bahu membahu saling berbagi kebajikan, menabung pahala yang berlipat ganda dari Allah untuk bekal kita dikemudian hari.

15. Mari kita memanfaatkan kesempatan yang masih tersisa untuk menuntaskan berbagai program kerja yang belum sempat kita kerjakan. Salah satu agenda penting yang perlu kita kerjakan bersama adalah terwujudnya Akademi Pencak Silat dan mempersiapkan Parapatan Luhur tahun 2021.

16. Dalam mempersiapkan Parapatan Luhur tersebut, akan segera ditunjuk panitia pelaksananya agar dapat mempersiapkan segala sesuatunya lebih dini. Majelis Luhur bersama Pengurus Pusat juga perlu segera mempersiapkan materi Parapatan Luhur, termasuk penyempurnaan AD ART agar lebih baik dan efektif untuk mewujudkan maksud dan tujuan organisasi PSHT.

17. Kami sangat menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam mengemban amanah sebagai pengurus pusat. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga segala kelemahan dan kekurangan di tahun 2019 dapat kita jadikan dasar untuk memperbaiki kinerja organisasi pada tahun 2020.

Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk merekatkan ikatan persaudaraan kita.

SELAMAT TAHUN BARU 2020
“semoga kita semua senantiasa sehat dan tetap bersemangat untuk kejayaan PSHT”

Madiun 30 Desember 2019
Hormat Kami,
PENGURUS PUSAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE

ttd
Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc.
Ketua Umum

Ir. Purwanto Budi Santoso
Sekretaris Umum

Yuk bagikan!

About Humas PSHT Pusat Madiun

Humas PSHT Pusat Madiun Kepengurusan 2016 - 2021